28
Sep
10

DIREKTUR CUP 2010

DIREKTUR CUP 2010

FUTSAL TOURNAMENT OPEN

Nama                                       : Direktur Cup 2010

Venue                                      : Lap. Futsal UM (depan A2)

Agenda                                   : Sabtu-Minggu, 8-9 & 15-16 Mei 2010

Format Pertandingan              : Sistem Gugur.

PERATURAN PERTANDINGAN

  1. I. Ketentuan Tim Peserta.
    1. Setiap tim harus menyelesaikan segala keperluan administrasi hingga technical meeting dilakukan.
    2. Keperluan administrasi yang diperlukan adalah formulir pendaftaran yang  sudah diisi lengkap serta menyerahkan foto 4 X 6 dan foto copy identitas diri (KTM) atau sejenisnya yang menunjukkan identitas sebagai keluarga besar Universitas Negeri Malang (UM) yang masih terdaftar (aktif).
    3. Pemain yang telah terdaftar tidak diperkenankan untuk mendaftar lagi dalam tim yang berbeda.
    4. Jika ditemukan kecurangan seperti yang telah disebutkan di atas, maka tim tersebut tidak diperkenankan mengikuti tournament (diskualifikasi) dan uang pendaftarannya hangus.
    5. Peserta harus mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku selama mengikuti tournament.
  1. II. Peraturan Umum.
    1. Waktu yang digunakan pada 1 pertandingan adalah 2 X 15 menit dengan waktu istirahat 5 menit.
    2. Bola yang digunakan khusus bola futsal dengan ukuran no. 4.
    3. Setiap tim diperbolehkan melakukan Time Out 1 menit disetiap babak pertandingan.
    4. Bila pertandingan berakhir dengan skor imbang maka akan dilakukan adu penalti 5 penendang dan jika masih kedudukan tetap sama maka dilakukan penendang tambahan sampai ada selisih 1 gol.
    5. Pemimpin pertandingan adalah wasit-wasit yang ditunjuk panitia pelaksana.

  1. III. Pemain & Official.
    1. Peserta adalah keluarga besar Universitas Negeri Malang (UM) yang masih terdaftar (aktif).
    2. Jumlah pemain dalam 1 tim 10 orang.
    3. Jumlah Official tim maksimum 2 orang, terdiri dari 1 manager dan 1 pelatih.
    4. Perlengkapan pemain adalah sebagai berikut :

–     Kaos seragam dengan nomor punggung (wajib dimiliki oleh setiap tim).

–     Celana pendek (celana sepakbola) seragam. Kecuali untuk penjaga gawang diperbolehkan memakai celana panjang (trenning).

–     Wajib menggunakan skin deker (pelindung tulang) bukan kardus.

–     Kaos kaki panjang (menutupi skin deker).

–     Sepatu futsal (sepatu karet bukan sepatu bola).

–     Penjaga gawang memakai pakaian / kaos yang warnanya berbeda dengan pemain lainnya.

–     Seorang pemain tidak boleh menggunakan peralatan atau memakai aksesoris apapun yang membahayakan dirinya sendiri atau pemain lain, contoh : cincin, gelang, kalung, rantai, kacamata dan lain-lainnya.

  1. IV. Pertandingan.

A.  Daftar Ulang.

  1. Peserta pertandingan harus hadir selambat-lambatnya 15 menit sebelum pertandingan dimulai.
  2. Manager setiap tim wajib mendaftar ulang 10 menit sebelum pertandingan dimulai.
  3. Menunjukkan identitas diri (KTM) atau sejenisnya yang menunjukkan identitas dari setiap pemain yang akan bertanding.
  4. Menyerahkan uang jaminan untuk pelanggaran kartu Rp. 50.000,-.

B.  Syarat pertandingan.

  1. Pemain harus menggunakan kaos tim yang seragam dan bernomor punggung.
  2. Apabila kedua tim menggunakan kaos tim yang sama warnanya maka panitia menyediakan 5 buah kaos / rompi bagi salah satu tim.
  3. Apabila terjadi keterlambatan hingga 10 menit dari waktu pertandingan, salah satu tim belum hadir atau hadir tapi tidak memenuhi persyaratan untuk bertanding, maka tim tersebut dinyatakan kalah WO (skor 3 – 0).
  4. Pertandingan dapat dilaksanakan jika kedua tim telah hadir di lapangan dan memenuhi persyaratan untuk bertanding.

C.  Keputusan Wasit.

  1. Keputusan wasit di atas lapangan tidak dapat diganggu gugat.
  2. Wasit berkuasa penuh di lapangan.
  3. Wasit berhak mengeluarkan kartu kuning dan kartu merah kepada pemain yang melakukan pelanggaran.
  4. Apabila peserta terkena kartu kuning maka diwajibkan membayar denda Rp. 10.000,. sedangkan untuk 2 kartu kuning Rp. 15.000,-. bila terkena kartu merah langsung dikenakan denda Rp. 25.000,-.
  1. V. Peraturan Tambahan.
    1. Manager tim dan Pelatih wajib menggunakan sepatu (bukan sandal).
    2. Yang duduk di banch (cadangan) :

–     Manager tim.

–     Pelatih.

–     Tim medis.

–     Pemain cadangan.

  1. Cedera pemain. Apabila ada pemain yang cedera berat, maka panitia tidak menanggung segala perawatan medis.
  2. Supporter :

–     Supporter kedua tim wajib menjunjung tinggi sportifitas.

–     Supporter kedua tim harus menjaga ketertiban dan tidak mengganggu jalannya pertandingan.

–     Apabila terjadi keributan berupa perkelahian baik antara kedua belah supporter maupun supporter dengan tim lawan, maka kedua tim akan di diskualifikasi.

( SEGALA BENTUK PELANGGARAN DARI TINDAKAN ANARKIS SUPORTER AKAN DIKENAKAN DENDA SEBESAR Rp. 2.000.000,-).

PANITIA


PERATURAN PERMAINAN

  1. Tendangan Bebas.
    1. Tendangan bebas langsung diberikan pada lawan, jika seorang pemaian melakukan pelanggaran :

–     Menendang lawan.

–     Mengganjal lawan.

–     Menyerang lawan meskipun dengan bahunya.

–     Memukul atau mencoba memukul lawan.

–     Mendorong lawan.

–     Sleding teckle dari depan maupun dari belakang.

–     Memegang bola, kecuali penjaga gawang yang berada didaerah penaltinya sendiri.

  1. Gol dapat tercipta dari tendangan bebas langsung.
  2. Tendangan penalti diberikan kepada lawan, jika seorang pemain melakukan pelanggaran yang berbahaya didalam garis penaltinya sendiri.
  3. Pelanggaran ke-6 dan seterusnya menghasilkan tendangan penalti 10 meter dari gawang (pada titik kedua) tanpa pagar pemain. (tim penendang boleh memilih tendangan, apakah dilakukan ditempat kejadian atau dititik penalti).
  4. Pada babak kedua, pelanggaran dimulai lagi dari angka nol.
  5. Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada lawan, jika seorang penjaga gawang melakukan pelanggaran sebagai berikut :

–     Menyentuh atau mengontrol / menguasai bola dengan tangannya setelah rekan timnya menendang secara sengaja.

  1. Gol tidak dapat tercipta dari tendangan bebas tidak langsung.
  2. Pelanggaran atas tendangan bebas tidak langsung, tidak dimasukkan dalam hitungan akumulasi pelanggaran.
  3. Pada saat tendangan bebas dilaksanakan pemain lawan harus berada 4 meter dari bola yang akan ditendang.
  4. Pelanggaran dan Sangsi.
    1. Sangsi yang di peringatkan kartu kuning :

–     Melakukan hal yang tidak sportif.

–     Memperlihatkan perbedaan pendapatnya dengan perkataan atau aksi yang tidak baik.

–     Tetap melanggar peraturan permainan.

–     Mengulur–ngulur waktu memulai kembali jalannya permainan.

–     Kesalahan prosedur pergantian.

–     Sengaja meninggalkan lapangan tanpa seijin wasit.

–     Akumulasi 2x kartu kuning pada satu pertandingan dikenakan kartu merah maka tidak bisa bermain 1x dalam pertandingan selanjutnya.

–     Pemain terkena kartu kuning 2x tidak bisa bermain 1x dalam pertandingan selanjutnya.

  1. Sangsi – sangsi yang dikeluarkan kartu merah :

–     Bermain dan berkelakuan sangat kasar.

–     Meludahi lawan ataupun orang lain.

–     Menghalangi peluang pasti lawan untuk mencetak gol.

–     Mengeluarkan kata-kata kasar yang sifatnya menghina atau mencaci-maki.

–     Malakukan segala bentuk intimidasi terhadap wasit.

–     Menerima kartu kuning kedua.

–     Pemain terkena kartu merah secara langsung tidak bisa bermain 2x dalam pertandingan selanjutnya.

–     Pemain yang terkena kartu merah tidak dapat kembali bermain, namun posisinya dapat digantikan oleh pemain pengganti setelah 2 menit berlangsung atau setelah terjadi gol sebelum 2 menit.

  1. Sangsi – sangsi diatas berlaku seterusnya.
  2. Sebuah gol dapat terjadi langsung setelah permulaan permainan langsung dishooting ke arah gawang lawan.
  3. Tendangan ke Dalam.
  • Jika bola keluar dari sisi lapangan, bola tidak boleh dilempar tetapi bola diletakkan diatas permukaan lantai pada garis dan ditendang kedalam lapangan dan dengan waktu paling lama 4 detik.
  • Gol tidak dapat tercipta dari tendangan ke dalam tanpa menyentuh orang kedua.
  • Pada waktu pelaksanaan, bola tepat berada di atas garis dan kaki penumpu berada di luar atau menginjak garis lapangan permainan.
  1. Pembersihan Gawang.
  • Jika bola keluar dari sisi kanan dan kiri penjaga gawang, pada saat mulai permainan bola dapat langsung dilempar.
  • Gol tidak dapat tercipta dari lemparan gawang.
  • Setelah menerima bola lemparan gawang, pemain dilarang melakukan back-pass ke kipper lagi sebelum melewati garis tengah atau sebelum bola terebut pemain lawan.
  1. Tendangan Sudut.
  • Gol dapat tercipta dari tendangan sudut.

NB : Futsal bukanlah permainan sepakbola, dalam olahraga ini tidak mengenal adanya sleading tackle ataupun body change.

PANITIA

Iklan

0 Responses to “DIREKTUR CUP 2010”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s


Blog Stats

  • 112,288 hits

Komentar Terbaru

banxit23 di arema,…. cinta tiada…
September 2010
M S S R K J S
« Mar   Okt »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Iklan

%d blogger menyukai ini: