24
Jan
10

Menunggu Dua Tahun, Persebaya vs Arema 2-0

Menunggu Dua Tahun, Persebaya vs Arema 2-0

Minggu, 17 Januari 2010 | 10:36 WIB | Posts by: Sugeng Wibowo | Kategori: Berita Terkini, Sportavaganza | ShareThis SURABAYA | SURYA – Tontonan menarik disajikan duel dua tim besar Jatim, Persebaya menjamu Arema dalam lanjutan Liga Super di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Sabtu (16/1). Derby Jatim yang ditunggu-tunggu pecinta bola, khususnya Surabaya dan Malang itu dimenangi tuan rumah Persebaya 2-0 (1-0). Sekitar 29.000 penonton menyaksikan langsung di Stadion Gelora 10 Nopember. Tingginya antusias penonton sudah terasa sejak pagi. Bahkan, pukul 13.00 WIB stadion sudah penuh sesak. Di luar stadion, masih ada ribuan penonton tidak kebagian tiket masuk. Mereka terpaksa menyaksikan laga melalui tiga layar lebar yang disediakan panitia pelaksana (Panpel). Menyemutnya suporter Persebaya yang tidak bisa masuk stadion, membuat waspada 3.000 aparat keamanan. Bahkan, pihak keamanan dibuat berkerja ekstra saat bus tim Arema merapat ke stadion di Jl Tambaksari. Suporter berusaha menghadang dan melempari bus. Tapi, berkat sigapnya petugas, aksi anarkis bisa dihindari. Hingga pertandingan usai, penonton juga mampu menjaga keamanan. Jalan-jalan utama Surabaya terjadi kemacetan panjang, tetapi suasana kondusif tetap terjaga. Bajul Ijo mengawali laga dengan tegang. Aliran bola dari kaki ke kaki tidak berjalan mulus. Anderson da Silva dkk kerap melakukan kesalahan. Skuad Bajul Ijo baru bisa main lepas, setelah M Taufiq menjebol gawang Arema menit ke-18. Gol gelandang mungil ini lahir cukup cantik, yakni melalui tendangan keras dari luar kotak penalti meneruskan umpan Anderson da Silva. Bola keras Taufiq meluncur deras tanpa mampu dibendung kiper Arema, Kurnia Meiga. Jebolnya gawang Arema sontak disambut gegap gempita puluhan ribu penonton. Stadion bergemuruh untuk merayakan gol Taufiq. Tidak hanya penonton, pemain dan ofisial tim Persebaya pun bersorak gembira. “Saya bersyukur Persebaya menang. Pertandingan ini memang penuh emosi dan saya tidak mau kalah,” sebut Taufiq. Pemain asal Tarakan, Kaltim ini mengaku, ketegangan sudah terjadi sebelum pertandingan. Saking tegangnya, beberapa waktu lalu Taufiq sempat terlibat insiden pemukulan dengan Takatoshi. “Saya akui, menghadapi Arema sangat tegang. Kejadian dengan Taka sudah selesai dan semuanya sudah saling memaafkan,” sambung Taufiq. Unggul satu gol, motivasi skuad Bajul Ijo melambung. Tim polesan Danurwindo ini tampil penuh agresif. Permainan trengginas Persebaya ternyata diladeni Singo Edan. Tim kebanggaan warga Kota Malang main cepat dengan mengandalkan umpan-umpan pendek. Sehingga pertandingan tambah menarik, tetapi tidak ada gol tambahan. Babak kedua baru berjalan dua menit, gawang Arema kembali bobol. Kini giliran Andi Odang yang memaksa Kurnia Meiga memungut bola dari jala gawangnya. Gol ini disambut gembira Odang yang mandul dalam enam laga terakhirnya. Striker asal Makassar ini sudah mengoleksi tujuh gol. Kendati tertinggal dua gol, Arema memiliki peluang mengejar. Sayang, peluang Roman, Ridhuan, dan Alam Shah mampu digagalkan kiper Persebaya, Syaifudin. Mantan kiper Deltras itu, kemarin tampil ciamik. “Ini pertandingan penuh tekanan dan emosi. Dua tim (Persebaya dan Arema) main sama bagusnya. Kami beruntung, karena mampu memanfaatkan kesempatan menjadi gol,” terang Danurwindo. Sukses Persebaya ini harus menungu dua tahun lamanya. Pasalnya, saat Bajul Ijo satu kasta di kompetisi Liga Indonesia (LI) 2007, Persebaya hanya bermain 1-1 di Surabaya. Kemudian kalah 1-2 saat bermain di Malang. “Ini hiburan terbesar bagi Surabaya. Kedua tim sama-sama main bagus dan pertandingan ini layaknya final,” tutur Saleh Ismail Mukadar, manajer tim Persebaya. Atas kemenangan dari Arema, Anderson dkk digerojok bonus dua kali lipat dibanding biasanya. Jika laga biasa bonus menang Rp 60 juta, kemarin digerojok Rp 120 juta. Arema secara ksatria mengaku Persebaya pantas menjadi pemenang. Selain tampil lebih baik, pelatih Arema Robert Albert memuji kepiawaian Danurwindo. “Gol Taufiq sangat bagus. Penampilan tim (Persebaya) lebih efektif dan memiliki kiper cemerlang. Tim Anda pantas menang,” ucap pelatih asal Belanda ini. fat Susunan Pemain: Persebaya: Syaifufin; Anderson KK 68’, Mat Halil, Takatoshi Uchida, Djayusman Triasdi, Lucky Wahyu, Supriyono, Taufiq KKn74’, John Tarkpor, Andi Odang/Andi Vermansyahn75’, Korinus Fengkreuw/Ngon A Djam 80’ Pelatih: Danurwindo Arema: Kurnia Meiga; Benny Wahyudi, Piere Njanka, Waluyo, Zulkifli, A Bustomi/Dandy Santoso 60’, Landry/Roni Firmansyah 88’, M Ridhuan, Roman, M Fahrudin, M Alam Shah KK68’ Pelatih: Robert Albert Berita Terkait * 17 Januari 2010 — Rekor, Panpel Kantongi Rp 695 Juta (1) * 13 Januari 2010 — Laga Persebaya vs Arema, Panitia Turunkan 3000 Personel Keamanan (4) * 24 Januari 2010 — Ribuan Bonek Tiba di Surabaya (0) * 24 Januari 2010 — Ratusan Polisi Amankan Kepulangan Bonek di Surabaya (0) * 24 Januari 2010 — Wartawan Kembali Jadi Korban Bonek (0)

Iklan

0 Responses to “Menunggu Dua Tahun, Persebaya vs Arema 2-0”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 118.602 hits

Komentar Terbaru

banxit23 di arema,…. cinta tiada…
Januari 2010
M S S R K J S
« Des   Feb »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Iklan

%d blogger menyukai ini: