Pengait kata (tags) tulisan ‘ arema

28
Sep
10

Jadwal AREMA di ISL 2010/2011 (live TV)

Jadwal AREMA di ISL 2010/2011 (live TV)

PUTARAN PERTAMA

29 – AWAY – Persisam Samarinda

Oktober 2010
2 – AWAY – Bontang FC
17 – HOME – Persibo Bojonegoro – LIVE ANTV, 19.00 WIB
20 – HOME – Persijap Jepara – LIVE, 15.30
24 – AWAY – Persela Lamongan – LIVE, 19.00
27 – AWAY – Deltras Sidoarjo
31 – HOME – Semen Padang – LIVE, 19.00
November 2010
3 – HOME – Pelita Jaya

Januari 2011
4 – HOME – Persema Malang – LIVE, 15.30
9 – AWAY – Persija Jakarta – LIVE, 19.00
12 – AWAY – PSPS Pekanbaru
16 – HOME – PSM Makassar – LIVE, 19.00
19 – HOME – Persiba Balikpapan – LIVE, 15.30
23 – AWAY – Persib Bandung – LIVE, 19.00
26 – AWAY – Sriwijaya FC

Februari 2011
6 – HOME – Persipura Jayapura, LIVE, 19.00
10 – HOME – Persiwa Wamena, LIVE, 15.30

PUTARAN KEDUA

Maret 2011
7 – AWAY – Persipura Jayapura
10 – AWAY – Persiwa Wamena
20 – AWAY – PSM Makassar
23 – AWAY – Persiba Balikpapan
27 – HOME – Sriwijaya FC
30 – HOME – Persib Bandung

April 2011
9 – HOME – PSPS Pekanbaru
12 – HOME – Persija Jakarta
15 – AWAY – Persema Malang

Mei 2011
14 – AWAY – Pelita Jaya
17 – AWAY – Semen Padang

Juni 2011
2 – HOME – Deltras Sidoarjo
5 – HOME – Persela Lamongan
9 – AWAY – Persijap Jepara
12 – AWAY – Persibo Bojonegoro
16 – HOME – Persisam Samarinda
19 – HOME – Bontang FC

Catatan:
- Jadwal pertandingan dan live bisa berubah sesuai keputusan PT Liga Indonesia
- Belum termasuk jadwal live untuk putaran kedua

06
Jan
10

arema,…. cinta tiada akhir

cinta tiada akhir…untuk arema

2 hari yang kelabu bagi arema dan aremania. Kekalahan melawan persik pada laga home ajang Indonesia Super League senin, 2 februari 2009 kemaren masih saja menyisakan awan gelap bagi aremania, sampai hari ini. Lihat saja status2 YM para aremania cyber, yang selalu menyisipkan waktu2 kerjanya dengan mereview perkembangan arema, ada yang tetep semangat, ada yang mengingat2 kejayaan arema dulu, ada yang (biasaa…) misuh2, ada yang pasrah… hmm… semua bereaksi, negatif dan positif.
Saya? Disela ribetnya mempersiapkan rencana audit ISO di kantor, masih mupeng ingin memberikan subyektifitas saya, pada nawak2 aremania tentu saja…

Wajarlah aremania misuh2, kecewa. Derasnya hujan ga membuat semangat mereka mengendur. Mepetnya jam pulang kerja juga ga jadi alasan buat ga dateng ke kanjuruhan. Dan sederet pengorbanan aremania2 lain demi melihat pertandingan home pertama arema, apalagi melawan persik dibayar dengan kekalahan..
Malam itu saya sempet was2, lawan persik jeehh… Kisruh lagi kah?

Salut sekali lagi untuk aremania. Meski memendam kecewa yang begitu dalam, meski malu, meski merasa bertepuk sebelah tangan, pertandingan malam itu berakhir damai. Ga ada anarki… dan arema serta aremania mengakui kekalahan hari itu. Mengakui permainan macan putih yang lebih edan melebihi skuad singo edan … saya sangat bangga dan salut dengan hal itu. Ternyata aremania memang sudah jauh lebih dewasa dan banyak belajar dari kesalahan masa lalu.

Kekalahan ini ga dilampiaskan lagi dengan cara2 primitif, tapi mereka produktif membahas kelemahan2 arema di milis dan forum2 arema. Ada banyak usulan dan saran yang disampaikan aremania baik melalui milis maupun media2 online arema. Semuanya menunjukkan semangat mendukung arema yang ga pernah mati, dan kemajuan yang cukup membanggakan.. heeeyyy… aremania pinter nulis sekarang. Mereka tau cara mengapresiasikan kekecewaan, harapan, kritikan yang lebih ampuh dan jitu, yang lebih terkontrol dan ga merugikan orang lain maupun arema sendiri seperti yang sudah2… two thumbs up, Ker!!

Yang menarik bagi saya, ada nawak yang mengatakan cinta aremania bertepuk sebelah tangan. Keharmonisan arema dan aremania seperti saat menjuarai 2 kali berturut2 laga Copa Indonesia kini menjadi impian yang semakin menjauh. Rindu gelar? Yapz! Nawak singo edan mana yang ga rindu euforia kemenangan itu?
Tapi buat saya, cinta ini bukan bertepuk sebelah tangan. saya merasa, arema juga ingin menghadiahkan yang terbaik bagi pasangan sejatinya, aremania. Saya rasa mereka juga telah berjuang sekuat tenaga untuk bisa solid melibas lawan2 tangguhnya. Lihat saja persaingan mendapatkan pemain2 yang sesuai dengan karakteristik arema kemaren, yang kabarnya sang pelatih sampai rela mengorbankan uang pribadinya, meski gagal terjadi. Lihat saja semangat Pato yang selalu ingin memberikan penampilan terbaik bagi tim dan aremania.
Lihat juga penampilan tim, meski banyak menuai kritik, tampil tanpa pola yang jelas, saya rasa itu adalah bagian dari proses penyesuaian dengan tim yang baru. Ada beberapa pemain baru, yang membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan pola permainan keras khas singo edan. Tampil dihadapan ribuan aremania juga tentu saja menjadi tantangan tersendiri… just need a lil’ time, saya yakin performa arema bisa membaik. Tentang manajemen yang memutuskan untuk menurunkan target juara dan hanya ingin memberikan yang terbaik bagi pendukung setia arema, yapz.. mencoba realistis ya… ga usah muluk2 dulu. Perbaikan kinerja itu yang terpenting. Dan perjuangan kearah itu telah tampak.

Apapun targetnya, apapun hasilnya, toh aremania sudah berikrar untuk selalu setia mendukung arema. Ga bisa berpindah ke lain hati. Harapannya, arema juga melakukan hal yang sama, bisa membalas segala perhatian dan kesetiaan aremania. Merespon semua penantian perbaikan langkah arema, bersikap jujur dan gentle pada aremania.. iya… arema dan aremania pasti bisa menjadi pasangan yang sehidup semati, pasangan yang abadi. Dan suatu saat pasti bisa bersama2 lagi merayakan kemenangan mereka, merayakan kemenangan penyatuan hati yang sulit dimiliki klub manapun… fanatik boleh, tapi sudahkah anda bersikap loyal seperti aremania pada arema?* Hehehe… aremania tetap mendukungmu, singoku…

Ayo, rek. Ganti status YM’e.. sing semangat ngunu loh… ojo melu ngglembosi*

06
Jan
10

woro-woro iki jadwal paling up 2 date rek, AREMA

JADWAL    AREMA  ISL

02-Feb-09 AREMA vs persik Stadion Kanjuruhan

08-Feb-09 sriwijaya vs AREMA Stadion Jakabaring

12-Feb-09 psms vs AREMA Stadion Siliwangi

28-Feb-09 AREMA vs persipura Stadion Kanjuruhan

08-Mar-09 AREMA vs persiwa Stadion Kanjuruhan

14-Mar-09 AREMA vs persela Stadion Kanjuruhan

23-Mar-09 AREMA vs persija Stadion Kanjuruhan

01-Apr-09 pkt vs AREMA Stadion Mulawarman

27-Apr-09 psm vs AREMA Stadion Andi mattalatta

02-Mei-09 deltras vs AREMA Stadion Gelora delta

09-Mei-09 AREMA vs persib Stadion Kanjuruhan

17-Mei-09 AREMA vs persitara Stadion Kanjuruhan

21-Mei-09 psis vs AREMA Stadion Jatidiri

24-Mei-09 pelitajaya vs AREMA Stadion Jalakharupat

06-Jun-09 AREMA vs persita Stadion Kanjuruhan

13-Jun-09 AREMA vs persijap Stadion Kanjuruhan

16
Des
09

singo edan hajar pasukan laskar kalinyamat

Tim Singo Edan Arema Hajar Pasukan Laskar Kalinyamat Persijap | 13-Des-2009, 00:33:02 WIB KabarIndonesia

Gol tunggal yang dijaringkan pemain legiun asingnya asal timnas Singapura Noh Alam Syah di menit 39 membuat Singo Edan julukan Arema Malang mengkandaskan harapan tuan rumah Persijap Jepara dalam pertandingan di Gelora Bumi Kartini Jepara, kemarin. Kemenangan 1-0 ini sekaligus mengukuhkan kesebelasan kebanggaan arek-arek Malang tetap memimpin dalam klasemen Indonesia Super League 2009-2010. Pertandingan Arema versus Persijap berlangsung cukup keras tapi sporttif. Sejak pluit dibunyikan wasit, pasukan Singo Edan langsung menghajar lewat gempuran ke jantung pertahanan Persijap yang dikawal Paitoon dkk berusaha bertahan mati-matrian hingga titik darah yang penghabisan Serangan demi serangan, akhirnya membuahkan hasil setelah gelandang Persijap asal Brazil, Esvaldo Silva handsball – wasit menunjuk titik penalti dan striker Noh Alam Syah mengeksekusi dengan tembakan keras ke gawang Persijap. Kiper Danang Wiratmoko gagal menyelamatkan gawangnya 1-0 tyang bertahan sampai pertandingan itu selesai.

06
Des
09

persipura bekuk arema

Persipura Buat Arema Semakin Malang

VIVAnews – Persipura Jayapura membuat langkah Arema Malang menjauhi zona degradasi semakin berat. Tim Mutiara Hitam ini berhasil meluluhlantahkan Arema dengan lima gol tanpa balas.

Pada pertandingan yang disiarkan langsung antv ini, tim tuan rumah memang benar-benar merasakan ketajaman lini depan Persipura. Kekalahan ini membuat posisi Arema tak beranjak diperingkat tujuh klasemen sementara dengan total poin 27.

Sedangkan bagi Persipura, kemenangan ini membuat tim besutan Jacksen F Tiago kembali memuncaki klasemen sekaligus unggul tiga poin dari pesaing terdekatnya, Sriwijaya FC.

Gol Persipura sendiri dicetak masing-masing dua gol oleh Ernest Jeremiah dan Alberto “Beto” Goncalves serta satu gol dari bintang Papua Boaz Solossa.

Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 28 Februari 2009, gol pembuka Persipura ke gawang Singo Edan dicetak oleh Jeremiah. Umpan mendatar Ortizan Sajojo Solossa di menit 11 berhasil diteruskan tendangan keras Jeremiah sekaligus menaklukkan kiper Kurnia Mega.

Sadar pemain mudanya tak mampu bermain dengan tenang. Gusnul segera menarik keluar Rony Firmansyah dan memasukkan Hendra Ridwan di paruh babak pertama.

Namun lagi-lagi, Persipura kembali membuat publik Malang terdiam. Berawal dari serangan balik di menit 36, striker Beto berhasil mengecoh kapten Arema Suroso sebelum akhirnya melepaskan sontekan terukur ke gawang Kurnia Mega. Skor 2-0 bagi keunggulan Persipura ini bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua

Memasuki babak kedua, Arema tetap tak menurunkan tempo. Meski berusaha membongkar pertahanan Persipura, Ranu Tri Sasongko dan Patricio “Pato” Morales selalu gagal menembus trio pertahanan Persipura yang digalang Bio Paulin.

Meski terus mendapat tekanan, Persipura rupanya sangat piawai melakukan serangan balik. Jeremiah berhasil mencetak gol keduanya di pertandingan itu pada meni 60.

Tak mau kalah dengan rekan setimnya, Beto juga berhasil mencetak gol kedua di pertandingan itu 10 menit setelah go Jeremiah. Kedudukan sementara menjadi 4-0 buat tim tamu.

Pesta gol Mutiara Hitam disudahi dengan aksi Boaz Solossa di menit 79. Striker timnas Merah Putih ini berhasil mencetak gol penutup setelah berhasil mengecoh Kurnia Mega untuk kesekian kali. Kedudukan 5-0 ini terus berakhir hingga pertandingan usai.

Daftar pemain:

Persipura Jayapura: Jendry Pitoy, Viktor Igbonefo, Bio Paulin, Jack Komboy, Ricardo Sallampessy,Emanuel Wanggai, Eduard Ivakdalam (Ian Kabes 46′), Ortizon Solossa (Dadiv Da Rocha 74′), Boas Salossa, Jeremiah, Albeto Goncalves da Costa.

Arema Malang: Kurnia Mega, Edar Hendra, Boubakar Keita, Suroso, Beni Wahyudi, Fandy Mochtar, Ahmad Sembiring, Dendi Santoso, Rony Firmansyah (Hendra Ridwan 20′),  Patrico Morales, Ranu Tri Sasongko.

06
Des
09

arema pemersatu semalang raya

Arema Lambang Pemersatu Malang Raya

Selasa, 11 Agustus 2009 10:25:58 WIB

Malang (beritajatim.com) - Pada 11 Agustus, 22 tahun lalu merupakan hari lahirnya Arema Malang di era Galatama (Liga Utama) yaitu kasta persepakbolaan semi profesional.

Saat itu, keberanian Lucky Acub Zaenal untuk membidani lahirnya klub sepak bola semi pro di kota Malang seperti halnya Surabaya yang memiliki Niac Mitra, Sidoarjo sebagai home base Warna Agung serta Jakarta yang memiliki Pelita Jaya.

Pengaruh Arema saat itu sebagai pendatang baru, sangat dipertimbangkan oleh dunia persepakbolaan Indonesia. Beberapa pemain bintang yang terkena hukuman, saat itu masuk dalam tim berlogo Singa sesuai dengan bintang kelahirannya yaitu Leo seperti Jamrawi, penjaga gawang nasional, Doni Latuparisa serta pemain-pemain nasional lainnya yang sangat disegani oleh lawan-lawannya.

Arema yang sebelumnya bernama Armada yang kemudian berganti Arema 86 yang dikomandani pak Derek, merubah nama menjadi Arema FC berkat masukan tokoh masyarakat Malang, termasuk mantan Walikota Malang yang karismatik, Ebes Soegijono yang juga mantan Wakil Gubernur Irian Jaya, Acub Zaenal yang saat itu sebagai Ketua Liga Sepak Bola Utama atau Galatama.

Berkat menggunakan nama tersebut Arema mampu mengalahkan nama Persema yang saat itu di divisi utama kompetisi perserikatan. “Nama Arema memang marketable, sebab nama Arema aslinya merupakan sebutan Arek Malang yang ada di Jakarta atau luar Malang. Arema adalah kultur masyarakat Malang. Yaitu teguh dalam prinsip, berani bertanggung jawab, terbuka dan mempunyai persaudaraan yang kuat,” ujat Lucky Acub Zainal suatu ketika pada Panca Rakhmad Pamungkas, reporter beritajatim.com.

Bahkan Arema FC mampu mempersatukan masyarakat Malang yang saat itu didominasi oleh gank antar kampung seperti Inggris sebutan gank dari Sukun. Arpol (Gank daerah Polehan), arek Mergosono daerah yang terkenal dengan kawasan hitam saat itu. “Dengan Arema FC, gank-gank tersebut terkikis perlahan, mereka tidak ada friksi lagi namun mereka menjadi saling kenal dan bahu membahu untuk mendukung Arema FC. Ini adalah efek domino dari persepakbolaan yang menggunakan nama daerah,” tutur Lucky Acub Zaenal.

Dijelaskannya, gank-gank kecil daerah saat itu, setiap malam di Alun-alun Kota Malang selalu berkelahi entah itu dipicu masalah kecil atau dendam antar gank. “Kini semua terkikis oleh kekuatan Arema. Saya tidak menyangka itu bisa terjadi. Alhamdulillah ini adalah sebuah prestasi di luar bola yang tidak bisa kita duga. Bola atau olahraga adalah bahasa universal yang harus dijaga,” paparnya.

Bahkan dari Arema muncul istilah-istilah yang luar biasa bagi perdamaian yang� diciptakan dari sosok Master of Cerimony (MC) Arema yaitu Ovan Tobing yang saat itu menjadi penyiar radio Senaputra. Seperti ‘Salam Satu Jiwa’, istilah tersebut muncul secara spontan dan membawa benih-benih perdamaian di bumi Arema (Malang). “Kita tidak bisa memungkiri istilah-istilah yang dikeluarkan oleh bang Ovan Tobing membuat kita menjadi damai. Dia memang seorang orator yang besar termasuk dalam MC musik rock saat itu. Ketika Ovan Tobing menjadi MC tidak akan pernah ada perkelahian didalam maupun di luar gedung pertunjukan,” kata Lucky, anak toko sepak bola nasional Acub Zaenal.

Selain itu, Arema FC mampu menjadi ikon baru bagi kota kecil seperti Malang saat itu. “Memang Malang saat itu sudah terkenal sebagai kota pendidikan dan wisata. Namun dengan Arema FC, Malang Raya lebih dikenal lebih luas oleh masyarakat Indonesia. Ini terjadi saat kita tour luar Jawa, Malang itu dimana? kita menerangkan dan akhirnya mereka tahu Malang itu Jawa Timur. Mereka hanya mengerti Jawa Timur adalah Surabaya,” urai Lucky mengenang

06
Des
09

persitara puas satu point lawan arema

28/11/2009 – 21:14
Persitara Puas dengan Satu Poin Lawan Arema
Dody Sahetapy
(istimewa)

INILAH.COM, Jakarta – Meski hanya meraih satu poin saat menghadapi Arema Malang, Sabtu (28/11), Persitara Jakarta Utara tetap puas dengan poin pertama mereka musim ini.

Bermain di Stadion Gelora Mahasiswa Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Persitara gagal memanfaatkan dukungan penuh tuan rumah untuk mendapatkan kemenangan pertama musim ini. Hingga pertandingan usai, kedua tim harus puas dengan skor kacamata.

Meski gagal mengamankan tiga poin pertama musim ini, Manajer Persitara Harry Ruswanto tetap puas dengan hasil tersebut. Terlebih tim ‘Laskar Si Pitung’ selalu menelan kekalahan pada enam laga sebelumnya.

“Kami (Persitara) bersyukur dengan raihan satu angka dari hasil seri melawan Arema,” ujar manajer yang kerap disapa Gendhar tersebut usai pertandingan.

Nada serupa juga dilontarkan asisten pelatih Persitara Dody Sahetapy.

“Kita lalui enam kekalahan dipertandingan sebelumnya. Kita puas dengan hasil seri, meski tiga poin lebih bagus. Tapi, kita bersyukur dapat poin satu,” papar Dody.

Dengan hasil ini, Persitara masih berada di dasar klasemen dengan poin satu. Tertinggal satu poin dari Pelita Jaya FC, yang juha hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persema Malang di Stadion Singaperbangsa, Karawang

06
Des
09

arema undang pelatih divisi utama

UNDANG PELATIH DIVISI UTAMA MALANG – 09/07/09. Rencana Yayasan PS Arema menghadirkan sosok pelatih sebagai kandidat pelatih Arema tambahan musim depan, bukan isapan jempol. Tidak tanggung-tanggung, yayasan mengintruksikan manajemen Singo Edan mengundang dua pelatih hadir ke Malang. Jika tidak ada halangan, dua kandidat ini diminta mempresentasikan programnya di hadapan manajemen Arema.

Hal ini dibenarkan Muhammad Taufan, Asisten Manajer Arema. Hanya saja, identitas dari kedua pelatih yang mendapat kesempatan tersebut masih disimpan rapat-rapat oleh manajemen Singo Edan. Mantan wartawan ini menambahkan, dua pelatih yang diundang itu berpredikat pelatih lokal yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih Divisi Utama musim lalu.

‘’Ya, yayasan akan mengundang dua pelatih untuk mempresentasikan programnya, besok (hari ini, Red). Dua pelatih ini tercatat sebagai pelatih Divisi Utama, musim lalu,” ujar Taufan kepada Malang Post via ponselnya, petang kemarin.

Konon, dua pelatih yang dimaksud Edi Simon Badawi dan Sartono Anwar. Pasalnya, keduanya punya jejak prestasi cukup bagus bersama timnya musim lalu. Edi berhasil membawa Persisam Samarinda menjadi juara Divisi Utama setelah menyingkirkan Persema Malang dengan skor 1-0. Sedangkan, Sartono sukses mengantarkan Persibo masuk ke babak delapan besar Copa Indonesia sebelum dikandaskan Sriwijaya FC Palembang.

Selain keduanya, Arema dikhabarkan ingin mendatangkan mantan pelatih Arema musim 2007 lalu, Miroslav ‘Miro’ Janu (Ceko). Sebelumnya, manajemen Arema sudah mengundang dua pelatih lokal asal Super Liga untuk presentasikan programnya, akhir Juni lalu. Setali tiga uang, identitas keduanya juga disimpan rapat manajemen Singo Edan. Tapi, manajemen memastikan dua pelatih ini bukan berasal dari tim play off dan degradasi.

‘’Hasil presentasi nanti akan kami sampaikan ke yayasan. Keputusan siapa pelatih terpilih nantinya, ada ditangan yayasan,” pungkas Taufan

06
Des
09

ER BELI ‘AREMA’

ER ‘BELI’ AREMA BATU

16/07/09.

Rencana memboyong Arema ke Batu, bukan isapan jempol belaka. Kemarin, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko (ER), memastikan minggu depan, pengambilalihan akan resmi terjadi. Bukan itu saja, ER juga memastikan selama mengelola Arema, tidak akan menggunakan dana APBD Kota Batu. Melainkan murni dari dana pribadi dan sponsor. Bahkan satu langkah maju juga sudah disusun. ER berani memastikan untuk jajaran manajemen, adalah gabungan personel lama dan baru. Khusus manajer, ER akan menempatkan orang baru dari kalangan profesional. Pengumuman susunan manajemen itu, akan disampaikan setelah proses take over resmi terjadi. Pembicaan intensif juga terus dilakukan. Seperti kemarin pagi, ER bertemu dengan Secretary Corporate PT Bentoel International Investama Tbk, Satrija Budi Wibawa. Sebelumnya, pembicaraan terjadi Senin (13/7) malam. ‘’Sekarang masing-masing pihak sedang mengkoordinasikan satu sama lain. Pembicaraan detail tentang konsep pengelolaan Arema dilakukan dalam beberapa hari ini. Setelah itu, resminya dilakukan minggu depan,’’ kata ER, kemarin. Lantas bagaimana dengan anggarannya? Menurut ER, masalah anggaran termasuk dalam salah satu agenda pembicaraan detail dalam pekan ini. Saat ini, Bentoel menyertakan dana untuk musim kompetisi yang akan dihadapi. Kalau anggaran untuk musim kompetisi berikutnya, akan dicarikan sponsor. ‘’Sponsornya bisa dari Batu, karena di Batu juga ada pengusaha,’’ kata dia sembari mengingatkan yang penting Arema tetap eksis. Kendati mempersiapkan konsep pengelolaan Arema, adalah paduan swasta dengan Pemkot Batu, Eddy menegaskan tidak menggunakan dana APBD. Sumber dana swasta berupa sponsor bisa diusahakan. Begitu juga, Persikoba, tim milik Pemkot Batu yang berlaga di Divisi I, tetap akan dipertahankan atau tidak ada merger. Hampir bersamaan penjelasan ER tentang pengelolaan Arema, ditempat terpisah Aremania Korwil Batu menggelar jumpa pers. Aremania Batu mendukung usaha konkret ER menyelamatkan Arema. ‘’Kami akan silaturahmi ke Pak Wali untuk menyampaikan terima kasih karena bersedia mengelola Arema,’’ kata sekretaris Korwil Aremania Batu, Syamsudin. Saat menyatakan sikapnya itu, ia didampingi Ketua Sub Korwil Aremania Sidomulyo, Yosi Surastika dan Bendahara Sub Korwil Aremania, Zulkarnaen. ‘’Kami sangat mendukung Arema ber-home base di Batu dari pada keluar Malang Raya. Kami beri dukungan moril kepada Pak Wali yang bersedia mengambilalih Arema,’’ kata Syamsudin. Selain telah mempertahankan Arema tetap berada di wilayah Malang Raya, menurut Syamsudin, Wali Kota Eddy Rumpoko telah melakukan tindakan konkret menyelamatkan aset sepak bola nasional. Di Batu, lanjut Syamsudin, Aremania memiliki 24 sub korwil yang tersebar di 24 desa. Selain itu terdapat pula Aremania di Ngantang hingga Kasembon.

06
Nov
09

arema

Arema Malang

Arema Malang FC
Full name Arema Malang FC
(Persatuan Sepakbola Arema Malang)
Nickname(s) Singo Edan[1] (Crazy Lions)
Founded 11 August 1987
Ground Kanjuruhan, Malang
(Capacity: 35,000[2])
Owner PT Arema Indonesia
Chairman Gunadi Handoko
Coach Robert Rene Alberts
League Indonesia Super League
2008-09 Super League, 10th

Arema Malang FC (Indonesian: Persatuan Sepakbola Arema Malang) is an Indonesian football team based in Malang, East Java. It is one of the most supported and successful football clubs in Indonesia. They currently play at the Indonesian top league; the Liga Indonesia.Contents [hide]
1 The Arema Culture
2 History
3 Stadiums
4 Supporters
5 Squad
6 Honours
6.1 Galatama
6.2 Liga Indonesia
6.3 Piala Indonesia/Indonesian Cup
6.4 Arema Jr
7 Performance in AFC Competitions
8 Coaches
9 Notable Former Players
10 Official Sponsors
11 References
12 External links

[edit]
The Arema Culture

The Arema (acronym for Arek Malang or Malang Teenagers)[3][4] culture is born out of the pride of the citizens of Malang. With the desire to establish themselves as a famous and a high nobility society, the people (especially the teenagers) of Malang participated in all kinds of activities (which includes boxing, rock music and athleticism) to help establish the Malang as one of the famous societies in Indonesia.

Arema is also the name of an Indonesian/Javanese legend, Kebo Arema who is thought to originate from Malang. Due to this fact, “Arema” became a relevant name to be used for the culture and identity of Malang.
[edit]
History

On 11 August 1987, Arema Malang Football Club or Persatuan Sepakbola Arema Malang was formed. It went through several names and managements change before using and settling on the present club name. This was due to financial difficulties experienced by the club during its early days of formation before eventually being saved by Ir. Lucky Acub Zaenal.

In 2003, after 16 years of financial instability, Arema Malang FC was taken over by PT. Bentoel Prima Malang Tbk, one of Indonesia’s oldest cigarette company based in Malang. The company has managed Arema Malang FC till now.
[edit]
Stadiums

Arema Malang plays at 50.000 capacity’s Kanjuruhan Stadium in Malang . In the past they played at the Gajayana Stadium, Malang for AFC Champions League matches.
[edit]
Supporters
Arema supporters who call themselves the Aremania are considered to be one of the most fanatic supporters among all of the Indonesian football clubs supporters.
Apart from Malang City itself, Arema Malang FC also has its Aremania community all around Indonesia, for example, Aremania Batavia in Jakarta, Aremania Batam in Riau Island, Aremania cyber and other area/countries.
In 2000 & 2006, the Aremania has been awarded as The Best Indonesian Football Supporters by Football Association of Indonesia

Template:Infobox sepak bola Ligina
[edit]
SquadNo. Position Player
31 GK Aji Saka
1 GK Kurnia Meiga
50 GK Markus Haris Maulana
7 DF Benny Wahyudi
30 DF Hermawan
88 DF Irfan Raditya
24 DF Pierre Njanka
2 DF Purwaka Yudhi
23 DF Waluyo
3 DF Zulkifly Syukur
19 MF Ahmad Bustomi
MF Fariz Bhagus Dhinata
MF Firmansyah Aprilianto
No. Position Player
25 MF Jalaluddin Main
MF Juan Revi
18 MF Landry Poulangoye
5 MF Muhammad Fachrudin
6 MF Muhammad Ridhuan
9 MF Roman Chmelo
10 MF Ronny Firmansyah
11 MF Tommy Pranata
14 FW Dendi Santoso
13 FW Gery Nugraha
12 FW Noh Alam Shah
16 FW Rahmat Affandi
FW Sunarto

[edit]
Honours
[edit]
Galatama
Galatama VIII 1987/1988 – 6th Place
Galatama IX 1988/1989 – 8th Place
Top Scorer – Mecky Tata (18 goals)
Galatama X 1990 – 4th Place
Galatama XI 1990/1992 – 4th Place
Top Scorer – Singgih Pitono (21 goals)
Galatama XII 1992/1993 – Champions
Top Scorer – Singgih Pitono (16 goals)
Galatama XIII 1993/1994 – 1st Round
[edit]
Liga Indonesia
1997 – Divisi Utama (Premiere Division); Big Twelve Round
2000 – Divisi Utama (Premiere Division); Big Eight Round
2001 – Divisi Utama (Premiere Division); Big Eight Round
2002 – Divisi Utama (Premiere Division); Big Eight Round
2005 – Divisi Utama (Premiere Division); Big Eight Round
2006 – Divisi Utama (Premiere Division); Big Eight Round
2007 – Divisi Utama (Premiere Division); Big Eight Round
Division 1
2004 – Divisi 1 (First Division); Champions
[edit]
Piala Indonesia/Indonesian Cup
1992 – Runner-up
2005 – Champions
2006 – Champions
[edit]
Arema Jr
2007 – Champions Piala Soeratin/Soeratin Cup LRN U-18
[edit]
Performance in AFC Competitions
AFC Champions League: 1 appearance
2007: Group Stage
Asian Club Championship: 1 appearance
1994: Qualifying – 2nd round
[edit]
Coaches Name Nationality Years
Sinyo Aliandoe 1987-1989
Andi Teguh 1989-1992
Muhammad Basri 1992-1993/2000
Gusnul Yakin 1993-1994/1995-1996/1997-1998 ( 1993-1998 )
Halilintar Gunawan 1994-1995
Hamid Asnan 1998
Winarto 1997-1998
Suharno 1996/97
Daniel Roekito 2001
Terry Weton 2003
Henk Wullems 2003
Benny Dollo 2004-2006
Miroslav Janu 2006-2007
Bambang Nurdiansyah 2008 (5 month)
Gusnul Yakin 2008-2009
Robert Alberts 2009-2010

[edit]
Notable Former Players
Mahdi Haris (1980′s)
Mecky Tata (1980′s-1990′s)
Imam Hambali (1990′s)
Dominggus Nowenik (1980′s-1990′s)
Singgih Pitono (1980′s-1990′s)
Maryanto (1980′s-1990′s)
Aji Santoso (1987-1995, 2002-2004)
Joko Susilo (1990′s-2003)
Kuncoro (1990′s, 2001)
Nanang Supriadi (1993-2005)
I Putu Gede (1999-2006)
Sutaji (2003-2008)
Charis Yulianto (1996-2002)
Erol Iba (2004-2006)
Aris Budi (2004-2006)
Firman Utina (2005-2006)
Hendro Kartiko (2007-2008)
Elie Aiboy (2007-2008)
Ortizan Salossa (2007-2008)
Ponaryo Astaman (2007-2008)
Juan Manuel Rubio (1996-2000)
Julio Caesar Moreno (1996-1997)
Christian Cespedes (1998-1999)
Fransisco “Pacho” Rubio (1999-2000)
Rodrigo Araya (1999-2000, 2003)
Badmidelle Bob Manuel (2001)
Jamie Rojas (2002)
Joao Carlos (2004-2007)
Junior Lima (2004-2005)
Francis Yonga (2005-2006)
Emile Mbamba (2007-2008)
Emaleu Serge (2005-2009)
[edit]
Official Sponsors
PT. Bentoel International Investama, Tbk
Diadora




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.