Arsip untuk Kategori 'arema'

28
Sep
10

Tekuk Arema, Sriwijaya FC Juarai Community Shield



Tekuk Arema, Sriwijaya FC Juarai Community Shield

Minggu, 26 September 2010 07:05:30

arenabola.com
Tekuk Arema, Sriwijaya FC Juarai Community Shield
Sriwijaya FC

Penyerang Sriwijaya FC Budi Sudarsono menjadi inspirator kemenangan timnya 3-1 atas Arema FC 3-1 di ajang Community Shield yang digelar di Stadion Kanjuhuruhan, Malang, Sabtu (25/9/2010). Budi berhasil mencetak satu gol dan sebuah assist pada laga tersebut.

Setelah menjuarai Inter Island Cup beberapa waktu lalu, Sriwijaya FC merebut gelar keduanya dengan menjuarai Community Shield. Tim Laskar Wong Kito ini berhasil mengalahkan juara Indonesia Super League (ISL) Arema FC 1-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 25 September 2010.
SFC semakin membuktikan mereka sebagai salah satu favorit juara Liga Super Indonesia (ISL) musim ini. Meski hanya bertajuk sebagai laga eksebisi pembuka ISL musim ini, baik Arema dan SFC tetap mengeluarkan kemampuan terbaiknya di laga ini. Permainan terbuka dan keras ditunjukkan kedua tim.

Kemenangan ini cukup membanggakan bagi “Laskar Wong Kito”. Pasalnya, klub asal Kota Palembang itu mampu unggul dengan skor 2-1 di babak pertama meskipun berstatus tamu. Budi Sudarsono mampu membawa timnya unggul pada menit ke-27.

Gol tersebut lahir kerjasama apik dengan Park Jung-Hwan. Tak ingin kehilangan muka di depan pendukungnya, “Singo Edan” mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat gol yang diciptakan Piere Janka lewat titik putih pada menit ke-25.

Arema mendapatkan hadiah penalti setelah kiper Ferry Rotinsulu menjatuhkan Noh Alam sah pada menit ke-36.

Namun, empat menit sebelum turun minum, puluhan ribu Aremania harus terdiam setelah Kiet Kayamba Gumb berhasil mengoyak gawang Kurnia Meiga.

Gol tersebut berawal dari kejelian Budi melepaskan umpan kepada Kayamba. Tanpa pengawalan ketat, Kayamba melepaskan tendangan keras yang gagal diantisipasi Meiga.

Pada babak kedua, Sriwijaya kembali mendominasi permainan. Hasilnya, Claudiano berhasil memperbesar keunggulan Sriwijaya lewat gol yang diciptakan pada menit ke-60.

Waktu yang tersisa berusaha dimaksimalkan Arema. Namun, juara ISL pada musim lalu harus mengakui kekuatan timnya setelah skor 3-1 untuk Sriwijaya bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Arema: Meiga; Zulkifli, Njanka, Purwaka Yudhi (Leonard, 85′), Benny Wahyudi; Bustomi, Roni (Yongki Aribowo, 42′), Chmelo; Ridhuan (Mushafry, 75′), Dendy, Alam Shah (Juan Revi, 82′).

Sriwijaya: Ferry Rotinsulu; Supardi, Claudiano, Ahmad Juprianto, M Ridwan; Ponaryo, Firman Utina (Mahardiga, 72′), Oktavianus (Mahyadi, 74′); Park Jung-Hwan, Keith Kayamba (Bobby Satria, 89′), Budi Sudarsono. (vin/kmp/ika)

28
Sep
10

Jadwal AREMA di ISL 2010/2011 (live TV)

Jadwal AREMA di ISL 2010/2011 (live TV)

PUTARAN PERTAMA

29 – AWAY – Persisam Samarinda

Oktober 2010
2 – AWAY – Bontang FC
17 – HOME – Persibo Bojonegoro – LIVE ANTV, 19.00 WIB
20 – HOME – Persijap Jepara – LIVE, 15.30
24 – AWAY – Persela Lamongan – LIVE, 19.00
27 – AWAY – Deltras Sidoarjo
31 – HOME – Semen Padang – LIVE, 19.00
November 2010
3 – HOME – Pelita Jaya

Januari 2011
4 – HOME – Persema Malang – LIVE, 15.30
9 – AWAY – Persija Jakarta – LIVE, 19.00
12 – AWAY – PSPS Pekanbaru
16 – HOME – PSM Makassar – LIVE, 19.00
19 – HOME – Persiba Balikpapan – LIVE, 15.30
23 – AWAY – Persib Bandung – LIVE, 19.00
26 – AWAY – Sriwijaya FC

Februari 2011
6 – HOME – Persipura Jayapura, LIVE, 19.00
10 – HOME – Persiwa Wamena, LIVE, 15.30

PUTARAN KEDUA

Maret 2011
7 – AWAY – Persipura Jayapura
10 – AWAY – Persiwa Wamena
20 – AWAY – PSM Makassar
23 – AWAY – Persiba Balikpapan
27 – HOME – Sriwijaya FC
30 – HOME – Persib Bandung

April 2011
9 – HOME – PSPS Pekanbaru
12 – HOME – Persija Jakarta
15 – AWAY – Persema Malang

Mei 2011
14 – AWAY – Pelita Jaya
17 – AWAY – Semen Padang

Juni 2011
2 – HOME – Deltras Sidoarjo
5 – HOME – Persela Lamongan
9 – AWAY – Persijap Jepara
12 – AWAY – Persibo Bojonegoro
16 – HOME – Persisam Samarinda
19 – HOME – Bontang FC

Catatan:
- Jadwal pertandingan dan live bisa berubah sesuai keputusan PT Liga Indonesia
- Belum termasuk jadwal live untuk putaran kedua

02
Feb
10

Arema Putuskan Kontrak Landry

Arema Putuskan Kontrak Landry

<!–VIDEO

FOTO

–>

MALANG–MI: Menjelang berakhirnya putaran I Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, manajemen Arema Indonesia meminta salah satu pemain gelandangnya, Jean Landry  Poulangoye Mayelet untuk mencari klub lain, karena kehadirannya untuk memperkuat tim berjuluk Singo Edan itu sudah tidak dibutuhkan lagi.

Media Officer Arema Indonesia Sudarmaji, Senin (25/1), mengatakan, keputusan tersebut terpaksa diambil karena grafik permainan dari pemain asal Gabon itu terus menurun, bahkan evaluasi itu sudah dilakukan cukup lama.

“Terhitung mulai hari ini, Senin (25/1) Landry diminta untuk mencari klub lain, karena sampai kapan pun pria kelahiran 33 tahun lalu itu tidak akan diturunkan (dimainkan). Semua unsur manajemen,  pelatih, dan pengurus lainnya juga sudah memberikan rekomendasi agar keberadaan Landry tidak diperpanjang lagi,” tegasnya.

Ia mengakui, keputusan tersebut sudah melalui evaluasi yang cukup panjang, sehingga penampilannya saat membela Arema Indonesia menjamu Persiba Balikpapan adalah penampilannya yang terakhir dengan kostum Singo Edan.

Bahkan, Arema Indonesia juga sudah melakukan gerilya untuk mencari pengganti Landry. Untuk saat ini posisi Landry kemungkinan akan diisi oleh Juan Revi, Achmad Bustomi atau Ronny Firmansyah, sebab posisi ketiga pemain itu sama dengan Landry.

Sementara itu asisten pelatih Arema Joko Susilo  mengakui,  sebenarnya Landry adalah pemain bagus. Namun, kepercayaan yang diberikan pelatih padanya tidak dijawab dengan disiplin yang tinggi, baik saat latihan maupun pertandingan resmi.

Ia mengakui, performa Landry tidak sebagus saat dirinya pertama kali datang dan membela klub Arema.”Penampilan dan permainannya semakin lama semakin memburuk, sehingga manajemen atas rekomendasi dari pelatih memutuskan tidak lagi memakai Landry,”.

Menurut Joko, selama ini Landry juga sudah diberikan evaluasi terus menerus, namun performanya tidak juga membaik, bahkan terus merosot. “Kami sudah membicarakan masalah ini dengan dan tidak ada masalah,” tegasnya.

Puncak dari buruknya penampilan Landry ditunjukkan ketika menjamu Persiba Balikpapan. Landry yang diturunkan pada babak kedua menggantikan Tommy Pranata itu justru memperburuk kerja sama tim, karena Landry sering miskomunikasi dengan para pemain belakang Arema.

Bahkan, tidak jarang Landry salah umpan dan beberapa kali blunder, sehingga memberikan celah bagi para pemain Persiba Balikpapan dan akhirnya mampu memecahkan rekor mengalahkan Arema di kandang dengan skor 1-2.

02
Feb
10

Arema Juara Putaran Pertama Liga Super Indonesia

Arema Juara Putaran Pertama Liga Super Indonesia

Rabu, 27 Januari 2010 | 19:24 WIB

TEMPO Interaktif, Malang – Arema Indonesia mengokohkan posisi di puncak klasemen putaran pertama kompetisi Liga Super Indonesia 2009-2010 setelah mengandaskan tim tamu PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (27/1). Dalam pertandingan itu Arema menang 3-0 atas PSM Makassar.

Sedangkan pesaing Arema ke puncak, Persiba Balikpapan, kalah 1-2 dari tuan rumah Persema Malang.

Dengan kemenangan itu Arema membukukan poin 36 dari 17 pertandingan (11 kali memang, 3 kali seri, dan 3 kali kalah). Arema memasukan 21 gol dan kemasukan 7 gol.

Singo Edan langsung merangsek pertahanan PSM yang tidak diperkuat beberapa pemain inti. Gebrakan itu membuahkan gol pertama lewat sundulan gelandang Chmelo Roman di menit keempat, dengan memanfaatkan bola tendangan pojok yang ditembakkan Zulkifli dari sektor kiri pertahanan PSM. Unggul 1-0 membuat arek-arek Malang makin garang.

Arema mendapat sejumlah umpan manis tapi gagal menjadi gol. Beruntung terjadi kesalahan pemain belakang PSM yang gagal menghalau bola. Kesempatan ini tak disia-siakan striker Noh Alamshah. Dengan gampang Alamshah mengecoh dan mencetak gol kedua di menit ke-39. Keunggulan 2-0 bertahan sampai babak pertama usai.

Di babak kedua, Arema mengubah strategi. Pelatih Robert Albert mengganti Alamshan dengan pemain muda Dendi Santoso. Juku Eja juga sedikit mengubah pola permainan dan cukup berhasil merepotkan barisan belakang yang digalang kapten Pierre Njanka.

Namun, seperti di babak pertama, Arema tetap mendominasi permainan dengan berusaha meningkatkan tempo permainan meski gerimis turun sepanjang 45 menit babak kedua. Ada sekitar tujuh peluang matang yang gagal diselesaikan dengan baik.

Di menit ke-80 pemain muda Dendi Santoso mencetak gol lewat tendangan silang ke sudut kanan gawang PSM. Tapi wasit M. Safei menganulir gol karena Dendi dinilai dalam posisi off-side lebih dulu. Pemain-pemain Arema memprotes keputusan wasit.

Petaka bagi PSM terjadi di injury time. Muhammad Fakhruddin memperbesar keunggulan Arema menjadi 3-0 di menit ke-90 dengan menembakkan bola silang dari sektor kanan PSM dan bola berhenti di sudut kiri gawang.

Dua menit kemudian wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir dan buyarlah harapan PSM untuk lepas dari zona degradasi putaran pertama. Sedangkan kubu Arema melakukan selebrasi layaknya seorang juara.

Pertandingan itu diciderai buruknya kepemimpinan wasit yang acap lambat membuat keputusan dan tak tegas sehingga kedua kubu tampak sangat kecewa. Kekecewaan yang besar disampaikan Pelatih Arema Robert Alberts dalam jumpa pers.

“Saya sangat kecewa karena permainan yang begitu bagus dari kami dan mereka (PSM) jadi rusak karena kualitas wasit yang buruk,” kata Robert.

Robert mencontohkan gol Dendi yang dianulir. Seharusnya wasit jeli dan bisa segera meniup peluit jika benar Dendi dalam posisi off-side, bukan malah membiarkan dan buru-buru meniup peluit setelah melihat hakim garis mengangkat bendera. Robert juga sangat kecewa terhadap beberapa insiden yang harusnya berbuah kartu kuning bagi PSM.

Lepas dari soal kepemimpinan wasit, Robert menilai anak-anak Makassar sudah bermain maksimal dan bagus. Buktinya beberapa kali para pemainnya harus berjibaku untuk berebut bola agar pertahanan aman.

Secara keseluruhan Robert mengaku puas terhadap permainan tim asuhannya dengan memberi catatan para pemainnya kurang sabar dan jelek dalam melakukan penyelesaian akhir.

“Kami puas juga karena mereka disiplin menjalankan instruksi pelatih sehingga dapat melampaui target dua gol,” kata Robert.

Kubu PSM juga mengaku sangat tidak puas atas kepemimpinan wasit. “Seperti yang Anda lihat sendiri, kami tak puas dengan keputusan-keputusan wasit,” kata Asisten Pelatih PSM Imran Amirullah.

Menurut Imran, salah satu penyebab utama kekalahan PSM adalah absennya beberapa pemain inti, seperti pemain belakang asal Kamerun, Hendry Nyobi, sehingga terpaksa memainkan banyak pemain lapis kedua berusia muda. Namun Imran menegaskan para pemain muda PSM sudah berusaha mati-matian mengimbangi permainan agresif Arema. Terbukti, Syamsul Chaeruddin dan kawan-kawan masih bisa merepotkan lawan dan menciptakan beberapa peluang.

02
Feb
10

Markus Horison Belum dipecat dari Arema

// <![CDATA[
//

Markus Horison Belum dipecat dari Arema

Selasa, 02 Februari 2010 | 18:47 WIB

TEMPO Interaktif, Malang – Manajemen Arema Indonesia belum memutuskan untuk menerima pemecatan terhadap kiper utama Markus Horison walau pelatih kepala Robert Alberts telah mencoret nama kiper tim nasional itu dari daftar pemain Arema.

Direktur Utama PT Arema Indonesia, Gunadi Handoko menyatakan manajemen baru bisa memutuskan posisi dan status Markus pada Rabu (3/2) besok. Selain unsur manajemen, rapat pun dihadiri pengurus Yayasan Arema dan wakil Badan Liga Indonesia.

Markus diberi kesempatan untuk menyampaikan duduk perkara menurut versinya. Selain diminta ikut mendamaikan Robert dan Markus, BLI juga diminta memberikan masukan-masukan konstruktif demi perbaikan Arema ke depan.

“Harus ada solusi yang sama-sama enak dan menguntungkan; harus ada win-win solution,” kata Gunada, Selasa (2/2).

Gunadi mengaku amat khawatir persiapan lawatan skuad Singo Edan ke Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur terganggu jika Robert bergeming dan Markus menerima pencoretan. Pierre Njanka dan kawan-kawan akan dijamu tuan rumah PSM Makassar (Rabu, 10/2) dan Persiba Balikpapan (Minggu, 14/2).

Ia menilai perselisihan antara Robert dan Markus dilatari tingginya egoisme masing-masing. Markus merajuk dan mengancam mengundurkan diri gara-gara tidak dimainkan saat Arema menjamu PSM Makassar di laga pamungkas putaran pertama kompetisi Liga Super Indonesia 2009-2010 pada Rabu (27/1). Arema berjaya 3-0.

Robert sendiri masih bergeming pada keputusannya mencoret Markus dari tim asuhannya. Keputusan itu disampaikan Robert kemarin. “Selama saya masih di Arema, pintu masuk untuk dia (Markus) sudah tertutup,” Robert menegaskan.

Pelatih berdarah Belanda itu menilai Markus bukan tipe pesepakbola profesional sejati karena bersikap kurang sopan dengan meminta keluar di saat kawan-kawannya sedang berkonsentrasi menjamu PSM di Stadion Kanjuruhan.

Robert sangat bisa memaklumi kekecewaan Markus yang tidak dimainkan dan duduk di bangku cadangan. Markus sendiri menerima keputusan Robert mencadangkan dirinya. Absennya Markus selama hampir tiga pekan karena depresi berat dan juga sakit yang menjadi pertimbangan pokok. Mental Markus belum stabil. Apalagi tim dokter juga menyarankan Markus beristirahat sampai benar-benar sembuh.

“Tapi dia sudah tidak ada di mess setelah laga lawan PSM itu. Ia pergi tanpa memberitahu saya,” katanya.

Markus sendiri mengakui adanya problem komunikasi antara dirinya dengan tim pelatih. Bekas kiper PSMS Medan itu memastikan dirinya baik-baik saja. Keputusan Robert yang tidak memainkannya pada sejumlah pertandingan sangat mengecewakan. Markus absen pada delapan dari 17 pertandingan putaran pertama karena sakit.

“Aku sangat kecewa saat dicadangkan waktu lawan PSM. Tak benar kalau dibilang aku sakit-sakitan terus sehingga harus jadi cadangan,” kata Markus kepada Tempo.

Markus sangat khawatir jika pelatih terus mengistirahatkan dirinya bisa menimbulkan persepsi jelek pada dirinya, juga berpengaruh pada tim nasional. Ia tak ingin dianggap sebagai pemain manja. Lama tak bermain bisa mempengaruhi performanya saat tampil bersama tim nasional.

Soal hengkang dari Arema, Markus hanya mengatakan “bisa iya bisa tidak” tergantung pada hasil pertemuan dengan manajemen pada Rabu besok. Ia berjanji akan menjelaskan seluruh persoalan yang dia hadapi kepada manajemen dan tim pelatih.

24
Jan
10

Menunggu Dua Tahun, Persebaya vs Arema 2-0

Menunggu Dua Tahun, Persebaya vs Arema 2-0

Minggu, 17 Januari 2010 | 10:36 WIB | Posts by: Sugeng Wibowo | Kategori: Berita Terkini, Sportavaganza | ShareThis SURABAYA | SURYA – Tontonan menarik disajikan duel dua tim besar Jatim, Persebaya menjamu Arema dalam lanjutan Liga Super di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Sabtu (16/1). Derby Jatim yang ditunggu-tunggu pecinta bola, khususnya Surabaya dan Malang itu dimenangi tuan rumah Persebaya 2-0 (1-0). Sekitar 29.000 penonton menyaksikan langsung di Stadion Gelora 10 Nopember. Tingginya antusias penonton sudah terasa sejak pagi. Bahkan, pukul 13.00 WIB stadion sudah penuh sesak. Di luar stadion, masih ada ribuan penonton tidak kebagian tiket masuk. Mereka terpaksa menyaksikan laga melalui tiga layar lebar yang disediakan panitia pelaksana (Panpel). Menyemutnya suporter Persebaya yang tidak bisa masuk stadion, membuat waspada 3.000 aparat keamanan. Bahkan, pihak keamanan dibuat berkerja ekstra saat bus tim Arema merapat ke stadion di Jl Tambaksari. Suporter berusaha menghadang dan melempari bus. Tapi, berkat sigapnya petugas, aksi anarkis bisa dihindari. Hingga pertandingan usai, penonton juga mampu menjaga keamanan. Jalan-jalan utama Surabaya terjadi kemacetan panjang, tetapi suasana kondusif tetap terjaga. Bajul Ijo mengawali laga dengan tegang. Aliran bola dari kaki ke kaki tidak berjalan mulus. Anderson da Silva dkk kerap melakukan kesalahan. Skuad Bajul Ijo baru bisa main lepas, setelah M Taufiq menjebol gawang Arema menit ke-18. Gol gelandang mungil ini lahir cukup cantik, yakni melalui tendangan keras dari luar kotak penalti meneruskan umpan Anderson da Silva. Bola keras Taufiq meluncur deras tanpa mampu dibendung kiper Arema, Kurnia Meiga. Jebolnya gawang Arema sontak disambut gegap gempita puluhan ribu penonton. Stadion bergemuruh untuk merayakan gol Taufiq. Tidak hanya penonton, pemain dan ofisial tim Persebaya pun bersorak gembira. “Saya bersyukur Persebaya menang. Pertandingan ini memang penuh emosi dan saya tidak mau kalah,” sebut Taufiq. Pemain asal Tarakan, Kaltim ini mengaku, ketegangan sudah terjadi sebelum pertandingan. Saking tegangnya, beberapa waktu lalu Taufiq sempat terlibat insiden pemukulan dengan Takatoshi. “Saya akui, menghadapi Arema sangat tegang. Kejadian dengan Taka sudah selesai dan semuanya sudah saling memaafkan,” sambung Taufiq. Unggul satu gol, motivasi skuad Bajul Ijo melambung. Tim polesan Danurwindo ini tampil penuh agresif. Permainan trengginas Persebaya ternyata diladeni Singo Edan. Tim kebanggaan warga Kota Malang main cepat dengan mengandalkan umpan-umpan pendek. Sehingga pertandingan tambah menarik, tetapi tidak ada gol tambahan. Babak kedua baru berjalan dua menit, gawang Arema kembali bobol. Kini giliran Andi Odang yang memaksa Kurnia Meiga memungut bola dari jala gawangnya. Gol ini disambut gembira Odang yang mandul dalam enam laga terakhirnya. Striker asal Makassar ini sudah mengoleksi tujuh gol. Kendati tertinggal dua gol, Arema memiliki peluang mengejar. Sayang, peluang Roman, Ridhuan, dan Alam Shah mampu digagalkan kiper Persebaya, Syaifudin. Mantan kiper Deltras itu, kemarin tampil ciamik. “Ini pertandingan penuh tekanan dan emosi. Dua tim (Persebaya dan Arema) main sama bagusnya. Kami beruntung, karena mampu memanfaatkan kesempatan menjadi gol,” terang Danurwindo. Sukses Persebaya ini harus menungu dua tahun lamanya. Pasalnya, saat Bajul Ijo satu kasta di kompetisi Liga Indonesia (LI) 2007, Persebaya hanya bermain 1-1 di Surabaya. Kemudian kalah 1-2 saat bermain di Malang. “Ini hiburan terbesar bagi Surabaya. Kedua tim sama-sama main bagus dan pertandingan ini layaknya final,” tutur Saleh Ismail Mukadar, manajer tim Persebaya. Atas kemenangan dari Arema, Anderson dkk digerojok bonus dua kali lipat dibanding biasanya. Jika laga biasa bonus menang Rp 60 juta, kemarin digerojok Rp 120 juta. Arema secara ksatria mengaku Persebaya pantas menjadi pemenang. Selain tampil lebih baik, pelatih Arema Robert Albert memuji kepiawaian Danurwindo. “Gol Taufiq sangat bagus. Penampilan tim (Persebaya) lebih efektif dan memiliki kiper cemerlang. Tim Anda pantas menang,” ucap pelatih asal Belanda ini. fat Susunan Pemain: Persebaya: Syaifufin; Anderson KK 68’, Mat Halil, Takatoshi Uchida, Djayusman Triasdi, Lucky Wahyu, Supriyono, Taufiq KKn74’, John Tarkpor, Andi Odang/Andi Vermansyahn75’, Korinus Fengkreuw/Ngon A Djam 80’ Pelatih: Danurwindo Arema: Kurnia Meiga; Benny Wahyudi, Piere Njanka, Waluyo, Zulkifli, A Bustomi/Dandy Santoso 60’, Landry/Roni Firmansyah 88’, M Ridhuan, Roman, M Fahrudin, M Alam Shah KK68’ Pelatih: Robert Albert Berita Terkait * 17 Januari 2010 — Rekor, Panpel Kantongi Rp 695 Juta (1) * 13 Januari 2010 — Laga Persebaya vs Arema, Panitia Turunkan 3000 Personel Keamanan (4) * 24 Januari 2010 — Ribuan Bonek Tiba di Surabaya (0) * 24 Januari 2010 — Ratusan Polisi Amankan Kepulangan Bonek di Surabaya (0) * 24 Januari 2010 — Wartawan Kembali Jadi Korban Bonek (0)

24
Jan
10

Ketua Umum PSSI Janji Tinjau Kembali Sanksi untuk Arema

Ketua Umum PSSI Janji Tinjau Kembali Sanksi untuk Arema

Sabtu, 23 Januari 2010 | 15:54 WIB TEMPO Interaktif, Malang – Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Nurdin Halid berencana meninjau kembali sanksi denda Rp 50 juta ditambah satu pertandingan tanpa penonton yang diberikan Komisi Disiplin PSSI kepada Arema Indonesia. Komisi Disiplin memberi sanksi itu karena panitia pelaksana pertandingan gagal menjaga keamanan dan kenyamanan dalam lapangan saat menjamu saudara tua Persema pada Minggu (10/1). Pertandingan ini dimenangkan Arema 1-0. Sanksi yang diterima Arema diatur dalam Pasal 74 Kode Disiplin PSSI itu. Sebelumnya pihak panitia pelaksana pertandingan Arema sudah keberatan. “Kalau Pasal 74 itu benar-benar diterapkan, kami bisa rugi besar. Kami bisa kehilangan pemasukan duit ratusan juta rupiah. Padahal, saat ini kami butuh banyak duit untuk membiayai seluruh kegiatan operasional, termasuk memenuhi kewajiban kepada pelatih dan pemain,” kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Abdul Haris, Sabtu (23/1). Karena itulah, Haris bersama Ketua Yayasan Arema Muhammad Nur, serta empat wakil Aremania (Slamet, Surtato, Leo, dan Yuli Sugianto alias Yuli Sumpil) menjumpai Nurdin Halid di Makassar kemarin malam. Menurut Haris, respons Nurdin positif dengan menyatakan akan membicarakan lagi sanksi untuk Arema dengan jajaran petinggi PSSI, namun bukan berarti otomatis Arema terbebas dari sanksi. “Kalau tak ada halangan, hasilnya bisa diketahui Senin depan. Kami meminta kebijaksanaan Ketua Umum PSSI,” kata Haris

06
Jan
10

woro-woro iki jadwal paling up 2 date rek, AREMA

JADWAL    AREMA  ISL

02-Feb-09 AREMA vs persik Stadion Kanjuruhan

08-Feb-09 sriwijaya vs AREMA Stadion Jakabaring

12-Feb-09 psms vs AREMA Stadion Siliwangi

28-Feb-09 AREMA vs persipura Stadion Kanjuruhan

08-Mar-09 AREMA vs persiwa Stadion Kanjuruhan

14-Mar-09 AREMA vs persela Stadion Kanjuruhan

23-Mar-09 AREMA vs persija Stadion Kanjuruhan

01-Apr-09 pkt vs AREMA Stadion Mulawarman

27-Apr-09 psm vs AREMA Stadion Andi mattalatta

02-Mei-09 deltras vs AREMA Stadion Gelora delta

09-Mei-09 AREMA vs persib Stadion Kanjuruhan

17-Mei-09 AREMA vs persitara Stadion Kanjuruhan

21-Mei-09 psis vs AREMA Stadion Jatidiri

24-Mei-09 pelitajaya vs AREMA Stadion Jalakharupat

06-Jun-09 AREMA vs persita Stadion Kanjuruhan

13-Jun-09 AREMA vs persijap Stadion Kanjuruhan

18
Des
09

kota malang

ini adalah tugu kota malang di saat malam hari. bagus yahhhhh……………………….

18
Des
09

kabupaten malang

Kabupaten Malang

adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya saat ini berada di kota Malang. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2008, Kota Kepanjen ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Malang yang baru. Kota Kepanjen saat ini sedang berbenah diri agar nantinya layak sebagai ibu kota kabupaten. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Jombang, Kabupaten Mojokerto, Kota Batu, dan Kabupaten Pasuruan di utara, Kabupaten Lumajang di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri di barat. Sebagian besar wilayahnya merupakan pegunungan yang berhawa sejuk, Malang dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Jawa Timur.

* 1 Pembagian administratif
* 2 Keadaan geografis
* 3 Transportasi
o 3.1 Bus
o 3.2 Kereta api
o 3.3 Pesawat
* 4 Pariwisata
o 4.1 Wisata gunung
o 4.2 Wisata air
o 4.3 Wisata air terjun
o 4.4 Wisata sejarah
o 4.5 Wisata pantai
o 4.6 Wisata agro
* 5 Pranala luar

Kabupaten Malang terdiri atas 33 kecamatan, yang dibagi lagi menjadi sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Kepanjen. Pusat pemerintahan sebelumnya berada di Kota Malang. Kota Batu dahulu bagian dari Kabupaten Malang, sejak tahun 2001 memisahkan diri setelah ditetapkan menjadi kota. Ibukota kecamatan yang cukup besar di Kabupaten Malang antara lain Lawang, Singosari, Dampit, dan Kepanjen.

Kabupaten Malang adalah kabupaten terluas kedua di Jawa Timur setelah Kabupaten Banyuwangi. Sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan. Bagian barat dan barat laut berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Arjuno (3.339 m) dan Gunung Kawi (2.651 m). Di pegunungan ini terdapat mata air Sungai Brantas, sungai terpanjang di Jawa Timur.

Bagian timur merupakan kompleks Pegunungan Bromo-Tengger-Semeru, dengan puncaknya Gunung Bromo (2.392 m) dan Gunung Semeru (3.676 m). Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa. Kota Malang sendiri berada di cekungan antara kedua wilayah pegunungan tersebut. Bagian selatan berupa pegunungan dan dataran bergelombang. Dataran rendah di pesisir selatan cukup sempit dan sebagian besar pantainya berbukit.

Kabupaten Malang memiliki potensi pertanian dengan iklim sejuk. Daerah utara dan timur banyak digunakan untuk perkebunan apel. Daerah pegunungan di barat banyak ditanami sayuran dan menjadi salah satu penghasil sayuran utama di Jawa Timur. Daerah selatan banyak digunakan ditanami tebu dan hortikultura, seperti salak dan semangka. Selain perkebunan teh, Kabupaten Malang juga berpotensi untuk perkebunanan kopi,dan cokelat(daerah pegunungan Kecamatan Tirtoyudo).Hutan jati banyak terdapat di bagian selatan yang merupakan daerah pegunungan kapur.
[sunting] Transportasi

Transportasi angkutan antarkota dilayani dengan bus, pesawat, dan kereta api. Terminal bus antarkota adalah Terminal Arjosari (terminal pusat yang melayani semua jurusan), Gadang (jurusan Dampit, Wajak, Lumajang, Blitar, dan Tulungagung), dan Landungsari (jurusan Jombang, Tuban, dan Kediri). Angkutan dalam kabupaten menggunakan bus mini dan angkutan pedesaan. Terminal di wilayah Kabupaten Malang adalah Kepanjen, Dampit, Wajak, Lawang, dan Tumpang.

Malang terletak di jalur kereta api lintas Surabaya-Malang-Blitar-Kertosono-Surabaya. Terdapat 6 stasiun di wilayah Kabupaten Malang (Lawang, Singosari, Pakisaji, Kepanjen, Ngebruk, dan Sumberpucung). Lintasan kereta api di wilayah Kabupaten Malang termasuk unik karena melewati dua buah terowongan di daerah Bendungan Sutami, Karangkates.
[sunting] Pesawat

Bandara Abdul Rahman Saleh yang terletak di Kecamatan Pakis melayani penerbangan sipil dengan jurusan Malang – Jakarta (Sriwijaya Air, Garuda Indonesia, Batavia Air) dengan total penerbangan sebanyak 5 penerbangan per hari.
[sunting] Pariwisata

Malang dikenal sebagai daerah tujuan wisata utama Jawa Timur. Berikut ini adalah beberapa tempat wisata menarik di Kabupaten Malang.

* Gunung Kawi, terletak di wilayah Kecamatan Wonosari. Terkenal sebagai tempat wisata spiritual.
* Gunung Arjuno-Welirang, sering dipakai untuk pendakian dengan rute Junggo, Cangar, Singosari, Lawang, Purwosari, atau Pandaan.
* Bromo lewat Gubuk Klakah – Kecamatan Poncokusumo.

* Waduk Selorejo, terletak di Kecamatan Ngantang (di tepi jalan raya Malang-Jombang)
* Kasembon Rafting, merupakan obyek wisata bagi pencinta olahraga arung jeram, terletak di kecamatan Kasembon (70 km barat kota Malang).
* Bendungan Sutami, terletak di Kecamatan Sumberpucung.
* Taman Ria Sengkaling, terletak di tepi jalan raya Malang-Batu, terdapat kolam renang dan taman bermain.
* Wendit Water Park, terletak di jalan raya Mangliawan Pakis. Sebuah tempat wisata yang baru saja di renovasi. Obyek wisata ini terkenal dengan sumber airnya dan kera-nya.
* Pemandian Umbulan,merupakan pemandian bernuansa pegunungan terletak di Kecamatan Dampit tepatnya di Des Ubalan 2 Km dari pusat kota.
* Pemandian Dewi Sri, terletak di Kecamatan Pujon, menyajikan wisata pemandian air pegunungan. Wisata ini berada di dekat Pasar Pujon sebagai sentra pemasaran buah dan sayur mayur (Terminal Agribisnis Mantung).
* Pemandian Ken Dedes, terletak di Kecamatan Singosari

* Air terjun Coban Rondo, terletak di Kecamatan Pujon.
* Air terjun Coban Talun, Coban Rais.
* Air terjun Coban Pelangi, terletak di Kecamatan Poncokusumo.
* Air terjun Coban Glothak, terletak di Kecamatan Wagir.

* Candi Singosari dan arca Dwarapala, terletak di Kecamatan Singosari,
* Candi Jago di Kecamatan Jabung serta
* Candi Kidal di kecamatan Tumpang semua candi di kabupaten malang sebagian besar adalah peninggalan sejarah kerajaan Singhasari.

* Donomulyo: Modangan (70km), Ngliyep 62km, Jonggring Saloko (69 km), Kondang Bandung, Kondang Iwak, Bantol, Nglurung, Ngebros
* Gedangan: Bajul Mati (58km), Wonogoro (55km), Nganteb
* Bantur: Balekambang (57km), Kondang Merak (59km), Kipas
* Sumbermanjing Wetan: Tamban (68km), Rawa Indah, Tambak Asri (60km), Sendangbiru (Segoro Anakan) (69km)
* Tirtoyudo: Sipelot, Lenggoksono, Tanger (70km)
* Ampelgading: Licin (64km)
* catatan dalam kurung kilometer dari Kota Malang

* Kebun Teh PTPN Wonosari di kecamatan Lawang, terdapat agrowisata serta cottage yang dapat disewa jika ingin berlibur.




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.